Donorojo – Sabtu (19/01/2012) Tim I KKN-PPM Universitas Diponegoro
Semarang mengadakan kerja bakti dalam upaya pengaktifan kembali perpustakaan
desa. Perpustakaan desa merupakan tempat atau sarana mengoleksi buku atau
rekaman lain untuk kepentingan masyarakat desa sebagai upaya meningkatkan
budaya membaca. Adanya perpustakaan desa akan membantu masyarakat agar lebih
paham mengenai ilmu pengetahuan lain. Dimana perpustakaan desa ini bebas
dipakai oleh semua lapisan masyarakat yang membutuhkan informasi atau materi
yang lebih dalam mengenai suatu hal yang belum mereka ketahui. Di desa Donorojo
sendiri sudah lama terdapat perpustakaan desa. Namun, naas perpustakaan desa
yang seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, kini mangkrak
tak terawat. Sudah hampir 20 tahun lebih rak-rak perpustakaan dibiarkan
terbengkalai dengan buku berserakan. Buku-buku yang ada di perpustakaan desa pun
tampak usang dan tak layak pakai.
Pengaktifan
kembali perpustakaan desa oleh Tim I KKN-PPM UNDIP dimaksudkan untuk membantu
warga Desa Donorojo yang rata-rata tingkat pendidikan mereka hanya sampai
Sekolah Dasar. Alasan ekonomi lah yang menjadi faktor utama, mengapa kebanyakan
warga Donorojo tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya. Sabtu siang itu juga
kegiatan kerja bakti dilakukan dengan pengecatan kembali ruang perpustakaan
lama yang bersebelahan dengan PAUD Donorojo. Pemilahan dan penataan buku-buku
layak pakai diusahakan supaya buku yang berada di perputakaan dapat digunakan
secara maksimal oleh warga yang membutuhkan ilmu pengetahuan lebih. Dimana
sebagian besar buku tak layak pakai dikumpulkan dan dimanfaatkan untuk
kepentingan lain. Sementara buku yang masih layak pakai ditata kembali sesuai
dengan kelompok buku.
Buku-buku yang berada di
perpustakaan desa sebagian besar adalah buku keluaran lama. Banyak buku yang
masih sangat bermanfaat bagi warga desa Donorojo, misalnya buku mengenai
membuat getuk lindri, buku memanfaatkan pekarangan, buku kesehatan, buku
pertanian, pengolahan makanan dan buku mengenai pengenalan huruf. Selain itu
ada penambahan buku dari Tim I KKN-PPM UNDIP, yaitu berupa buku-buku pelajaran
untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, buku-buku resep masakan, dan
majalah edukasi. Diharapkan dengan
pengaktifan kembali perpustakaan desa Donorojo animo warga untuk membaca juga
lebih meningkat, dan kendala ekonomi bukan menjadi alasan utama bagi warga
Donorojo untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas jika belum mampu
melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (Rully).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar